Perbedaan minimix dan mixer reguler
Armada pengiriman beton readymix mempengaruhi biaya, akses lokasi, dan fleksibilitas volume cor. Dua tipe yang paling umum di Jabodetabek adalah minimix (2,5–3 m³) dan mixer reguler (7–9 m³).
Perbandingan visual armada


| Kapasitas / trip | 2,5–3 m³ | 7–9 m³ |
|---|---|---|
| Harga per m³ | Lebih tinggi | Lebih ekonomis |
| Akses jalan | Gang sempit, cluster | Perlu jalan lebar ±3 m+ |
| Minimum order | 1 mobil minimix | 1 mobil mixer |
| Cocok untuk | Cor bertahap kecil, rumah in-fill | Cor volume besar, ruko, gudang |
Kapan pilih minimix?
- Gang perumahan tidak bisa dilalui truk besar.
- Volume cor per hari hanya 2,5–6 m³.
- Proyek renovasi atau tambah lantai di tengah pemukiman padat.
Lihat: info harga beton minimix.
Kapan pilih mixer reguler?
- Volume cor ≥7 m³ per hari (1 trip penuh lebih efisien).
- Akses jalan proyek lebar untuk truk besar.
- Proyek baru dengan jalan masuk sementara yang memadai.
Daftar harga: harga beton ready mix 2026.
Tips hemat biaya armada
- Hitung volume per hari agar truk tidak underload berulang.
- Jika total volume besar tetapi akses sempit, rencanakan cor bertahap dengan minimix.
- Kombinasikan dengan pompa mini hanya jika benar-benar perlu cor tinggi.
FAQ minimix vs mixer
Apakah mutu beton minimix sama dengan mixer besar?
Ya, mutu (K-250, K-300, dll.) ditentukan mix design plant, bukan ukuran truk.
Bisa campur minimix dan mixer dalam satu proyek?
Bisa, misalnya foot plat pakai mixer dan dak pakai minimix karena akses berbeda.
Perbandingan biaya total (bukan hanya per m³)
Minimix terlihat mahal per m³, tetapi untuk proyek kecil sering lebih murah total karena menghindari sisa cor dan biaya pompa besar.
| Butuh 4 m³ cor sloof | Order 7 m³, sisa 3 m³ waste | 2 trip × 2,5 = 5 m³ (lebih pas) |
|---|---|---|
| Harga/m³ K-250 | ±Rp985.000 | ±Rp1.150.000–1.250.000 |
| Total material | Rp6,89 juta (7 m³) | ±Rp5,75–6,25 juta (5 m³) |
Akses jalan: ukuran minimum
- Mixer reguler: lebar jalan ≥3 m, tinggi clearance ≥4 m, tidak ada tikungan 90° sempit.
- Minimix: lebar ≥2,2 m, bisa masuk gang perumahan cluster.
- Truk + pompa: butuh ruang parkir tambahan ±6×8 m di dekat titik cor.
Kapan tetap pilih mixer reguler meski jalan sempit?
Jika volume besar (≥21 m³) dan bisa buka akses sementara (bongkar pagar proyek, matikan jam sementara), mixer reguler tetap lebih efisien. Untuk cor footplat 15 m³ di gang lebar 2,8 m, minimix 6 trip masih masuk akal.
Jadwal pengiriman: minimix vs mixer di proyek rumah
Minimix memungkinkan cor bertahap tanpa menunggu volume penuh 7 m³. Contoh cor sloof 6 m³ di cluster Bekasi:
- Trip 1 (2,5 m³): Sloof sisi depan — vibrator manual cukup.
- Trip 2 (2,5 m³): Sloof sisi belakang — jeda 45–60 menit antar trip agar slump tidak drop.
- Trip 3 (1 m³ sisa): Patch footplat kecil atau lean concrete urug.
Mixer 7 m³ untuk skenario yang sama berarti order minimum 7 m³ sekaligus — sisa 1 m³ sering terbuang atau dipakai untuk urug tanpa rencana.
FAQ armada cor
Apakah minimix bisa dipompa?
Ya, dengan pompa mini/kodok. Hose diameter lebih kecil; koordinasikan slump dengan plant (biasanya 12±2 cm untuk pompa mini).
Berapa interval antar truk yang ideal?
Mixer reguler: 30–45 menit antar mobil untuk cor pelat. Minimix di gang sempit: 45–60 menit agar kru sempat vibrate dan finish sebelum beton berikutnya.
Terka: checklist lokasi cor, harga minimix.
Armada yang tepat untuk akses Anda
Ukur lebar gerbang dan tikungan dari jalan utama ke titik cor. Di bawah 2,8 m atau gang sempit, minimix biasanya satu-satunya opsi meski harga/m³ lebih tinggi. Kirim foto akses + volume — kami rekomendasikan armada tanpa sisa cor besar yang terbuang.

